Kotbah Misa Malam Natal


kotbah Misa Malam Natal.




dari kita. Ia selalu datang dan menyapa kita dengan kasih-Nya yang tak terbatas, tetapi kita sering kali tidak menyadarinya. Allah sering kali hadir dan menyapa kita dalam diri orang-orang yang ada di sekitar kita, orang-orang yang berusaha, orang -orang yang kesulitan dan membutuhkan pertolongan. Namun hati kita terkadang tertutup karena kita selalu mengutamakan kepentingan diri sendiri. Cinta kasih Allah yang tak terbatas hendaknya menjadi dasar hidup kita sehari-hari. Cinta kasih yang sama, itulah yang kita bawa kepada sesama. 

-. Kedatangan-Nya disambut baik oleh para gembala, yakni orang-orang kecil yang merindukan juruselamat, dan juga oleh orang-orang majus, yakni kalangan bijak dan terhormat mencari kebenaran dan keselamatan terwujud dalam diri yesus, yakni meskipun anak Allah telah "Merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib" (Flp, 2:8). Ia mencintai kesederhanaan dan menyayangi orang-orang yang rendah hati. Melalui kerendahan hati dan pengorbanan diri, Yesus melaksanakan rencana Allah untuk melaksanakan menyelamatkan manusia. Begitulah hikmat Allah yang berbeda dengan hikmat dunia. Itulah sebabnya paulus menyebut Yesus sebagai hikmat Allah bagi kita (1 Kor, 1:24,30).

-Bapak ibu, Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.....dalam suka cita kelahiran Sang juruselamat manusia, kita di ajak untuk membuka diri bagi kehadiran Tuhan dalam diri kita. Kelahiran menggugah kita untuk melawan sikap egois, mencari keuntungan diri. Membuka diri, hati dan pikiran kita bagi kehadiran Yesus. Supaya oleh kuat kuasa-Nya kita mampu mewartakan cinta kasih Allah yang tak terbatas. Kita membuka hati kita supaya oleh kelahiran Yesus kita dibaharui, dilahirkan kembali dengan urapan Roh kudus, yang menggerakan kita untuk membawa damai dan kabar gembira bagi sesama. Kita ada bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk sesama yang ada di sekitar kita. Natal menjadi moment dimana kita bersama keluarga kita semakin dekat dengan Tuhan dan sesama. Jadikan Natal kali ini sebagai qualiti time bersama keluarga kita. Sebab Sang Mesias, raja yang Berabad-abad yang dinantikan lahir dalam sebuah keluarga dan dalam keserhanaan. Semoga pada perayaan Natal tahun ini, Tuhan membaharui diri dan hidup kita, kita kembali "Melalui jalan lain" : pertobatan dan pembaharuan diri, agar kehadiran kita di dunia ini membawa berkat bagi sesama.


Nisang keta nai woko cai anak leca de Mori Dewa, suju agu naka lite. 
Porong teing gerak neteng bendar, titong ko,eng kilo, kudut podit sangget ata jogot, agu teing berkat latang sanggel lawa serani.

Salam Damai Natal.......
Damai di bumi Damai dalam hati kita semua....Amin.

Komentar